Bacaan Doa Nabi Adam AS dan Artinya | Doa Nabi Adam Memohon Ampunan

Advertisement
Bacaan Doa Nabi Adam AS dan Artinya - Seperti yang kita ketahui, Nabi Adam adalah manusia pertama kali yang Allah SWT ciptakan dan turunkan ke Bumi ini. Kata Adam berasal dari adim. Adimul Ardli berarti permukaan bumi. Nama Adam erat kaitannya dengan bahan penciptaan. Adam diciptakan dari tanah yang ada di permukaan bumi. Setelah mati, Adam dan anak cucunya juga akan dikuburkan di dalam tanah.

Hidup seorang diri tidaklah mengenakkan. Hal ini juga dirasakan Adam. Tak ada teman curhat. Tak ada kawan berbagi baik dalam suka maupun duka. Pendek kata, Adam merasakan kesepian. Ia membutuhkan seorang pendamping. Kemudian, Hawa diciptakan. Bahannya diambil dari tulang rusuk Adam. Ketika itu, Adam yang sedang terlelap tidur Allah mengambil tulang rusuknya yang sebelah kiri. Walau diambil tulang rusuk, Adam tak merasakan sakit. Sekiranya merasa sakit, tentu Adam tidak akan sayang kepada Hawa.

Kisah Nabi Adam dan Hawa diungkapkan dalam al-Qur’an dengan begitu indah. Adam yang pada awalnya sendirian menikmati indahnya surge, merasa kesepian hingga memohon seorang teman. Lalu diciptakan Hawa dari tulang rusuknya.  Adam pun memiliki teman yang bisa mengisi kesepiannya dalam menikmati surga Allah SWT.

Iblis yang merasa dendam dengan Adam terus berusaha menggoda Adam dan Hawa agar melakukan sesuatu yang dilarang Allah. Iblis tahu bahwa ada larangan Allah kepada kduanya, yaitu agar mereka berdua tidak mendekati pohon khuldi, sebagai mana firman Allah:

“Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”

Ketika akhirnya mereka melanggar larangan itu, mereka pun diusir dari surga dan dipisahkan selama 300 tahun. Mereka pun berdoa memohon ampunan kepada Allah dengan doa yang diabadikan dalam al-Qur’an:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Rabbanaa zholamnaa anfusanaa waillam tagfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khoosiriin

Artinya:

“Ya Tuhan kami, kami telah menzhalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi.”

Demikianlah pembahasan kita mengenai Doa Nabi Adam dan beberapa hal mengenai taubat. Mudah mudahan  kita termasuk orang-orang yang senantiasa Allah berikan ampunan dan rahmat. Jika ada kesalahan dalam pengambilan redaksi mohon maaf, Sekian dan terimakasih banyak.
Advertisement

Subscribe to receive free email updates: